Lewati ke konten

Dokumen Instruksi Kerja (IK)

Instruksi Kerja (IK) tidak menghasilkan formulir administratif, melainkan artefak digital yang dihasilkan dari perangkat lunak forensik selama proses pemeriksaan. Artefak-artefak ini wajib diarsipkan sebagai bagian dari rekaman teknis (technical records) laboratorium.

Produk utama dari proses akuisisi forensik digital berupa salinan forensik (forensic image) dari barang bukti elektronik.

JenisFormatDeskripsi
File Image Forensik.E01Format Expert Witness (EnCase Evidence File) — standar industri untuk penyimpanan salinan forensik yang mencakup data, hash verifikasi, dan metadata kasus dalam satu berkas.
File Manifest.txt / .csvBerkas yang mencatat daftar seluruh file hasil akuisisi beserta nilai hash (MD5, SHA-1, SHA-256) untuk verifikasi integritas data.

::note

Nilai hash pada file manifest berfungsi sebagai sidik jari digital yang menjamin data hasil akuisisi tidak mengalami perubahan sejak proses akuisisi dilakukan. :::

Paket dokumen kasus portabel yang berisi artefak temuan yang diekspor dari aplikasi forensik untuk keperluan presentasi atau tinjauan pihak lain.

JenisDeskripsi
Magnet Axiom Portable CasePaket kasus yang dapat dibuka menggunakan Magnet Axiom Examine (versi gratis) tanpa memerlukan lisensi penuh. Berisi artefak yang telah diproses dan dapat ditinjau secara interaktif.
EnCase Portable CasePaket kasus serupa dari EnCase Forensic yang memungkinkan peninjauan temuan tanpa akses ke perangkat lunak utama.

Fitur utama Portable Case:

  • Memungkinkan peninjauan oleh pihak non-teknis (penyidik, jaksa, atau pihak pemohon)
  • Menyajikan artefak temuan dalam antarmuka yang terstruktur
  • Melindungi integritas data asli karena hanya berisi salinan artefak yang telah dipilih
  • Dapat didistribusikan melalui media penyimpanan eksternal

Laporan otomatis yang dihasilkan oleh perangkat lunak forensik dari hasil pemrosesan dan interpretasi data.

JenisDeskripsi
Laporan Magnet AxiomLaporan dalam format HTML atau PDF yang berisi ringkasan temuan, artefak yang ditemukan, dan visualisasi data.
Laporan EnCase ForensicLaporan dari EnCase yang mencakup bookmark, temuan, dan hasil analisis dalam format terstruktur.
Laporan FTK (Forensic Toolkit)Laporan dari AccessData FTK yang menyajikan hasil pemrosesan dan analisis data.

Komponen umum dalam Tool-Based Report:

  • Ringkasan Kasus: Informasi umum mengenai kasus dan parameter pemeriksaan
  • Daftar Artefak: Inventarisasi artefak digital yang ditemukan (email, riwayat penelusuran, dokumen, gambar, dll.)
  • Metadata: Informasi teknis setiap artefak (timestamp, sumber, ukuran, hash)
  • Visualisasi: Representasi grafis dari hubungan antar data (timeline, grafik komunikasi, peta tautan)
  • Bookmark: Penanda temuan signifikan yang diberi anotasi oleh pemeriksa

Seluruh artefak digital dari Instruksi Kerja wajib diarsipkan sebagai rekaman teknis dengan ketentuan:

  1. Penyimpanan Redundan: Disimpan pada minimal dua media penyimpanan terpisah
  2. Verifikasi Hash: Dilakukan verifikasi hash secara berkala untuk memastikan data tidak rusak
  3. Kontrol Akses: Akses ke arsip hanya diberikan kepada personel yang berwenang
  4. Retensi: Masa simpan sesuai dengan ketentuan hukum dan kebijakan laboratorium yang berlaku
  5. Pemusnahan: Dilakukan melalui prosedur penghapusan yang aman (secure deletion) setelah masa retensi berakhir

::caution

Kegagalan dalam mengarsipkan artefak digital dengan benar dapat mengakibatkan hilangnya bukti, rusaknya integritas data, dan tidak terpenuhinya persyaratan hukum dalam proses peradilan. ::