Lewati ke konten

PFD-500: Pengolahan dan Analisis Data Elektronik

PFD-500 mengatur prosedur pengolahan dan analisis data elektronik yang telah diperoleh. Tahap ini dimulai setelah working copy dibuat dari pristine copy dan bertujuan menghasilkan informasi yang relevan, terstruktur, dan dapat dimanfaatkan oleh Peminta Bantuan untuk mendukung pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, atau penyidikan.


  • Preservasi: Pristine copy (salinan asli hasil akuisisi) tidak boleh diolah langsung. Seluruh pekerjaan dilakukan pada working copy.
  • Reprodusibilitas: Setiap langkah pengolahan dan analisis harus dapat diulangi dan menghasilkan temuan yang sama.
  • Objektivitas: Analisis dilakukan tanpa bias; seluruh temuan — baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung hipotesis — dicatat.
  • Dokumentasi: Setiap langkah, alat, pengaturan, dan hasil dicatat dalam laporan (PFD-702, PFD-703).
Pristine Copy → Working Copy → Pengolahan → Analisis → Temuan

Working copy adalah salinan dari pristine copy yang akan digunakan untuk seluruh pekerjaan pengolahan dan analisis. Pristine copy disimpan sebagai master yang tidak disentuh.

  1. Verifikasi pristine copy — Pastikan hash masih sesuai dengan yang dicatat saat akuisisi.
  2. Buat working copy — Salin pristine copy ke media kerja dengan verifikasi hash pasca-salin.
  3. Catat metadata — Tanggal pembuatan, alat yang digunakan, hash kedua salinan.
  4. Simpan pristine copy — Kembalikan ke penyimpanan aman; akses selanjutnya hanya untuk verifikasi.

Pengolahan data bertujuan mengubah data mentah menjadi bentuk yang dapat dicari, difilter, dan dianalisis.

Proses membaca seluruh data pada working copy dan membangun indeks untuk pencarian cepat.

  • Isi file — Teks dalam dokumen, email, riwayat chat, halaman web, metadata.
  • Metadata sistem — Nama file, path, timestamp (dibuat, dimodifikasi, diakses), ukuran, pemilik.
  • Struktur direktori — Hierarki folder dan hubungan antar file.
  • Artefak sistem — Registry Windows, event log, prefetch, shellbag, LNK files, jump lists.

Alat: Magnet Axiom, EnCase Forensic Examiner, Autopsy, FTK.

Setelah indeks terbangun, dilakukan pencarian berdasarkan kata kunci yang relevan dengan perkara:

  • Nama orang, tempat, organisasi.
  • Nomor rekening, nomor telepon, alamat email.
  • Istilah teknis atau kode spesifik.
  • Frasa dalam bahasa tertentu.
  • Regular expression (regex) untuk pola kompleks (nomor kartu kredit, NIK, dsb.).

Hasil pencarian difilter berdasarkan relevansi dan dikelompokkan untuk analisis lebih lanjut.

Menyaring data berdasarkan kriteria tertentu untuk mempersempit ruang lingkup analisis:

  • Rentang waktu — File yang dibuat/dimodifikasi/diakses dalam periode tertentu.
  • Jenis file — Dokumen, gambar, video, email archive, database, executable.
  • Ekstensi file.docx, .pdf, .jpg, .pst, .db.
  • LokasiPath atau direktori tertentu.
  • Ukuran — File di atas atau di bawah ambang tertentu.
  • Sumber — Perangkat atau partisi asal.

Analisis adalah proses interpretasi terhadap data yang telah diolah untuk menghasilkan temuan yang bermakna.

Mengelompokkan temuan ke dalam kategori yang relevan dengan perkara:

  • Bukti komunikasi — Email, pesan instan, SMS, log panggilan.
  • Bukti dokumen — Kontrak, surat, laporan keuangan, spreadsheet.
  • Bukti aktivitas — Riwayat penjelajahan, log file, timeline aktivitas pengguna.
  • Bukti kepemilikan — Akun pengguna, sertifikat digital, software license.
  • Bukti lokasi — Metadata GPS pada foto, log koneksi Wi-Fi, riwayat lokasi.

Data carving adalah teknik untuk memulihkan file yang telah dihapus atau berada di area yang tidak dialokasikan (unallocated space) pada media penyimpanan.

  • File signature-based carving — Mencari header dan footer file yang dikenal (misalnya \xFF\xD8\xFF\xD9 untuk JPEG).
  • Struktur file — Memulihkan file berdasarkan struktur internalnya (fragmentasi).
  • Metadata recovery — Menggali metadata yang tersisa meskipun file sudah dihapus.

Alat: Foremost, Scalpel, Photorec, Bulk Extractor, fitur carving bawaan di Magnet Axiom dan EnCase.

Membangun kronologi aktivitas berdasarkan timestamp dari berbagai sumber:

  • File system timestamps — MAC (Modified, Accessed, Created/Changed).
  • Event logs — Windows Event Log, syslog, log aplikasi.
  • RegistryUserAssist, RecentDocs, RunMRU.
  • Browser history — Riwayat penjelajahan, download, bookmark.
  • Email headers — Waktu kirim/terima dalam header email.

Timeline membantu merekonstruksi urutan kejadian: kapan pengguna login, membuka file, mengirim email, menghubungkan USB, menjalankan program.

ArtefakSumberInformasi
LNK FilesWindows RecentFile yang dibuka, path asli, volume serial
PrefetchWindows C:\Windows\PrefetchProgram yang dijalankan, frekuensi, terakhir dijalankan
ShellbagsRegistryFolder yang pernah dibuka di Explorer
Jump ListsWindows Recent itemsFile yang dibuka per aplikasi
ThumbcacheWindows thumbcacheThumbnail gambar yang pernah dilihat
SRUMWindows System Resource Usage MonitorData penggunaan aplikasi dan jaringan per jam
plist/sqlitemacOS/iOSKonfigurasi aplikasi, database internal
SMS/Call LogsAndroid/iOSRiwayat komunikasi

Setiap temuan wajib divalidasi sebelum dimasukkan ke dalam laporan:

  1. Verifikasi silang — Periksa apakah temuan yang sama muncul dari sumber independen lain.
  2. Reproduksi — Ulangi langkah analisis untuk memastikan hasil konsisten.
  3. Eksklusi alternatif — Singkirkan kemungkinan interpretasi lain yang masuk akal.
  4. Peer review — Minta ahli lain meninjau temuan dan metodologi.

AlatFungsi Utama
Magnet AxiomPengolahan, analisis, dan carving terintegrasi; unggul dalam artefak mobile dan cloud
EnCase Forensic ExaminerAnalisis forensik komprehensif; scripting (EnScript) untuk otomatisasi
AutopsyOpen-source; pengolahan dan analisis dengan antarmuka web; plugin extensible
FTK (Forensic Toolkit)Pengindeksan cepat; data carving; analisis email
Bulk ExtractorEkstraksi informasi (email, URL, kartu kredit) dari disk image tanpa parsing sistem berkas
VolatilityAnalisis memori (RAM dump) — proses, koneksi jaringan, kunci registri
WiresharkAnalisis tangkapan jaringan (PCAP)
DB Browser for SQLiteAnalisis database SQLite (riwayat browser, chat, aplikasi)

  1. Temuan terstruktur — Daftar temuan yang dikategorikan dan divalidasi.
  2. Kronologi kejadianTimeline aktivitas yang relevan.
  3. Laporan pengolahan dan analisis (PFD-702) — Mendokumentasikan metodologi, alat, pengaturan, dan temuan.
  4. Bahan untuk Laporan Forensik Digital (PFD-703) — Kontribusi analisis untuk laporan komprehensif.

Kode FormulirNama FormulirDigunakan Pada
F-PFD-013Rencana Kerja Pengolahan dan AnalisisPersiapan (PFD-102)
F-PFD-702Laporan Pengolahan dan AnalisisPelaporan (PFD-702)
  • Sebelum: PFD-300 (Perolehan) dan PFD-400 (Transportasi) atau PFD-600 (Penerimaan di lab)
  • Sesudah: PFD-700 (Pelaporan Forensik Digital)